Skip Loading

Apa itu BitTorrent dan cara download menggunakan BitTorrent

BitTorrent didefinisikan sebagai "protocolfile transfer dengan motoda peer-to-peer(p2p) untuk berbagi data dalam jumlah besar melalui Internet, di mana setiap bagian dari file yang didownload oleh pengguna ditransfer ke pengguna lain." Waduuh terlalu teknis ya.. belum paham tuh maksudnya.. terus apa bedanya dengan proses download dari website? Apalagi tuh binatang peer-to-peer? pake per gitu maksudnya?

Ok, sebelum lebih jauh, saya akan menjelaskan proses download client-server yang biasa kita lakukan.

  • Server adalah komputer yang berisi halaman web, file musik MP3, video, dan lain-lain
  • Client adalah komputer/ponsel/tablet yang kita miliki di rumah/kantor yang men-download data dari server.
  • Server dan Client terhubung melalui internet.

Jadi proses download pada umumnya adalah client me-request sesuatu kepada server (misalnya halaman web, photo, atau file mp3) dan kemudian server akan memberikan file itu kepada client, dan mulailah proses download. Metoda client-server memiliki kelemahan, yaitu karena letak file hanya ada di server, maka bila koneksi server ke internet putus maka download akan terhenti. Komputer server juga harus powerfull dan memiliki koneksi internet yang kencang untuk dapat melayani ribuan hingga jutaan request. Itulah sebabnya kadang walau kita memiliki koneksi internet yang kencang, tetapi terasa lambat ketika mendownload sesuatu dari server.

Sedangkan pada metoda peer-to-peer (p2p), sebuah file didistribusikan ke banyak komputer, jadi tidak ada client dan server, semua komputer yang terhubung disebut peer. Bisa juga dikatakan bahwa sebuah client menjadi server bagi peer yang lain. Protocol p2p yang pertama kali terkenal adalah napster yang dibuat oleh Shawn Fanning pada tahun 1999. Beberapa contoh p2p lainnya adalah Kazaa, Limewire, Gnutella, eDonkey, and Shareaza.

Apakah p2p ilegal? Jawabannya adalah tidak! Yang ilegal adalah jika kita mendownload file yang dilindungi hak cipta seperti program komputer, mp3 musik, ebook, dll.. Jadi bukan caranya yang ilegal tetapi apa yang didownload yang menyebabkan menjadi ilegal. Sama juga dengan download client-server.. Bahkan beberapa manufaktur komputer saat ini menyediakan torrent untuk mendownload driver. Tetapi memang dengan p2p akan memudahkan seseorang untuk mengedarkan/mendownload file bajakan..

Lalu apa beda bittorent dengan p2p yang lain? Saat ini bittorent adalah protocol p2p yang paling populer. Bittorent dibuat tahun 2001 oleh Bram Cohen, dan menjadi populer tahun 2005. Beberapa hal yang membedakan bittorent dari p2p lainnya adalah:

  1. Bittorrent adalah project opensource, siapa saja dapat membuat aplikasi Bittorrent client. Ada banyak aplikasi Bittorrent client yang dapat kita gunakan.
  2. Lebih cepat, kecepatan download bitttorent dapat mencapai lebih dari 1.5 megabits per second.
  3. Lebih aman, karena tidak seperti kazaa atau limewire yang akan men-share folder download kita, bittorrent hanya berbagi file yang aktif saja.
  4. Lebih terjamin, karena kita tidak mencari file langsung pada peer (komputer) lain, melainkan pada Website Torrent Search engine seperti Isohunt, yang dikelola oleh komunitas. Biasanya komunitas akan memberikan komentar apakah file yang akan kita download  mengandung virus atau hanya dummy saja.

Cara kerja bittorent adalah sebagai berikut:

Misalkan kita ingin berbagi (share) sebuah file atau folder yang ada di komputer kita, maka pertama-tama kita membuat torrent file, yang berisi metadata tentang file/folder tersebut, seperti besarnya file, jumlah file, jenis file, dll (Kita dapat membuat torrent file dengan menggunakan aplikasi torrent client). Kemudian kita mendistribusikan file torrent tersebut melalui forum, situs pencari torrent, atau kita berikan saja pada teman. Aplikasi torrent client kemudian akan membagi file/folder tersebut ke dalam bagian-bagian kecil. Dalam torrent network komputer kita disebut seed, yaitu komputer tempat original file.

Selanjutnya komputer lain dengan menggunakan aplikasi torrent client akan memulai mendownload bagian-bagian file/folder tersebut dan pada saat bersamaan berbagi bagian file tersebut dengan peeer yang lain. Jadi semakin banyak komputer yang terlibat dalam proses ini, kecepatan download akan meningkat, karena sumber download bukan dari satu tempat tetapi dari banyak tempat. Aplikasi torrent kemudian akan menyatukan bagian-bagian kecil tersebut (Dalam prosesnya yang kita download tidak selalu berurutan, bisa saja kita mendownload bagian akhir file terlebih dahulu).

Komputer yang sudah selesai mendownload (100%) selanjutnya disebut seeder (komputer yang menyimpan file utuh). Sedangan komputer yang masih melalukan proses download di sebut leecher (menyimpan sebagian file). Oleh karena itu dalam bittorent network diajurkan untuk melakukan seeding, yatu tetap berbagi file, walaupun kita sudah selesai mendownload. Tanpa adanya seeder maka bittorent network tidak akan berjalan..

Cara menggunakan bittorent

  1. Install aplikasi torrent client. Ada sekali banyak pilihan, beberapa yang populer adalah BitComet, Flashget, ╬╝Torrent, TorrentFlux. Aplikasi-aplikasi ini tersedia dalam beberapa versi Operating system, seperti Windows, Linux, OSX, Android, dll. Lihat perbandingan aplikasinya di https://en.wikipedia.org/wiki/Comparison_of_BitTorrent_clients
  2. Cari file yang hendak kita download. Gunakan situs torrent seperti kickass, Torrentz, ExtraTorrent, RARBG, isoHunt.to, The Pirate Bay dll.
  3. Download file torrent lalu buka dengan aplikasi torrent client
  4. Mulai download..

Tips

  • Ketika mencari torrent file pada situs torrent, lihat kolom seeder dan leecher. Jangan download file yang memiliki seeder 0, artinya file tidak akan pernah selesai di download. Makin banyak seeder dan leecher maka download akan makin cepat.
  • Baca komentar user lain mengenai file tersebut, apakah mengandung vrus, program tidak berjalan, dll.
  • Sebaiknya jangan download menggunakan koneksi internet dengan kuota, karena kita tidak hanya melalukan download, tetapi juga upload. Dipastikan kuota internet kita bisa langsung habis.. Bila menggunakan client android, biasanya ada pilihan untuk download/upload ketika sedang konek dengan wifi saja.
  • Setelah selesai download (100%), biarkan torrent aktif setidaknya selama 24 jam.
  • Set batas upload pada aplikasi torrent client, set kecil saja, misalkan 10kb/s, agar upload bandwith kita tidak banyak terpakai (Biasanya koneksi internet rumahan memiki kecpatan upload/download yang tidak sama, untuk download bisa saja besar, tettapi untuk download hanya berkisar 512kbps-1mbps saja).
  • Aktifkan pilihan UPNP pada aplikasi torrent client, agar pada aplikasi otomatis membuka port yang dibutuhkan
  • Aktifkan pilihan protocol encryption untuk menghindari blokir dari isp.

www.paulussetyo.com

Comments ( 0 )
Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *